Pertemuan dan aktivitas memiliki urutan yang jelas sehingga mahasiswa tahu apa yang harus dilakukan berikutnya.
Satu semester perkuliahan pemrograman yang siap digunakan.
NgodingLab menyatukan kurikulum berversi, Teacher Guide, Coding Lab, quiz, tugas, rubrik, project, progress, dan feedback dalam satu platform. NgodingLab menyiapkan 80%; dosen tetap mengendalikan 20% kelasnya.
Kerangka ditentukan platform. Isi pembelajaran tetap milik dosen.
Setiap course dapat disusun menjadi pertemuan. Di dalamnya dosen membangun urutan Materi → Contoh → Lab → Challenge/Tugas → Feedback. Mahasiswa tidak perlu berpindah aplikasi untuk membaca, mencoba kode, menyimpan hasil menjadi project, mengirim tugas, dan menerima nilai.
Dosen memulai dari Master Course versi published. NgodingLab membuat snapshot ke kelas sehingga semester berjalan stabil, sementara penyesuaian dosen hanya berlaku pada kelasnya sendiri.
Contoh dan Lab terhubung dengan coding workspace; hasil Lab dapat disimpan menjadi Project NgodingLab.
Master Course menjadi fondasi 80%, sedangkan dosen tetap mengendalikan penyesuaian 20% untuk kebutuhan kelas dan RPS lokal.
Approval Admin, approval kelas oleh dosen, release bertahap, dan limit akun menjaga penggunaan tetap terkelola.
Satu alur dari masuk kelas sampai memperbaiki hasil.
Cocok untuk pembelajaran berbasis praktik.
HTML, CSS, Bootstrap, JavaScript, PHP, dan project.
Web foundation dan simulasi pengalaman UI mobile berbasis web.
Desain data, SQL, relasi, CRUD, dan integrasi aplikasi.
Testing, maintenance, debugging, refactoring, dan capstone project.
Arfadigitech
Arfadigitech adalah pengembang NgodingLab. Platform dibangun dengan fokus pada pengalaman belajar praktik, antarmuka yang mudah digunakan, struktur MVC yang mudah dipelihara, dan fleksibilitas deployment baik pada XAMPP lokal maupun shared hosting.